Washington DC – Sejumlah penumpang pesawat Southwest Airlines menerima cek sebesar US$ 5.000 (Rp 68,4 juta) usai insiden mesin meledak di udara dan satu penumpang tersedot. Cek itu diberikan bersama dengan surat permintaan maaf untuk insiden fatal yang menewaskan seorang penumpang wanita.

Mesin pesawat Southwest Airlines nomor penerbangan 1380 meledak di udara setelah 20 menit mengudara pada Selasa (17/4) waktu setempat. Saat itu pesawat sedang terbang dari New York menuju Dallas, Texas, Amerika Serikat (AS). Serpihan dari ledakan memecahkan kaca jendela dan membuat separuh tubuh salah satu penumpang, Jennifer Riordan, tersedot keluar. Riordan berhasil ditarik masuk ke kabin, namun dia meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit.

Seperti dilansir CNN, Sabtu (21/4/2018), pihak maskapai Southwest Airlines mengirimkan surat permohonan maaf ke para penumpang yang selamat dari insiden itu. Salah satu penumpang, Kamau Siwatu, mengaku dirinya menerima cek bersamaan dengan surat permohonan maaf itu.

“Kami menghargai Anda sebagai konsumen kami dan berharap Anda akan memberikan kesempatan kepada kami untuk mengembalikan kepercayaan Anda pada Southwest sebagai maskapai yang bisa Anda andalkan bagi kebutuhan perjalanan Anda,” demikian bunyi surat Southwest untuk Siwatu.

“Dalam semangat ini, kami mengirimkan kepada Anda sebuah cek sejumlah US$ 5.000 untuk menutupi kebutuhan finansial mendesak Anda,” imbuh isi surat Southwest itu.

Selain mendapatkan cek, para penumpang juga mendapat voucher perjalanan senilai US$ 1.000 (Rp 13,6 juta). Ada tiga penumpang yang mengaku menerima cek dari Southwest Airlines, kepada CNN. Diketahui bahwa ada 143 penumpang dan lima awak yang selamat dari insiden itu.

Dalam pernyataan terpisah, seperti dilansir Reuters, maskapai Southwest membenarkan pihaknya memang mengirimkan sejumlah cek dengan voucher perjalanan kepada para penumpang. Tidak disebutkan lebih lanjut apakah semua penumpang Southwest 1380 menerima cek yang sama.

“Kami bisa mengonfirmasi bentuk komunikasi dan sikap itu autentik dan tulus,” ucap Southwest Airlines dalam pernyataan singkatnya.

Lebih lanjut, pihak Southwest Airlines mengakui sedang mempercepat pemeriksaan mesin-mesin pesawat, terutama yang jenisnya sama dengan mesin yang meledak. Mesin yang meledak diketahui merupakan jenis DFCM56-7B yang diproduksi CFM International. Diperkirakan pemeriksaan mesin-mesin itu akan selesai dalam 30 hari ke depan. Saat ditanya status pemeriksaan mesin-mesin itu, Southwest menolak menjawab.

Sumber : Detik

TERTARIK UNTUK BERMAIN GAME POKER ONLINE? Langsung Join BOSHEPOKER...BOSHEPOKER.NET AGEN JUDI POKER ONLINE UANG ASLI TERPERCAYA INDONESIA 2018 BOSHEPOKER adalah sebuah situs layanan permainan game dengan alternatif baru yaitu secara online, baik melalui web ataupun mobile. Nikmati pengisian saldo kapan saja di mana saja - 24/7

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here