Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berjanji akan segera menerapkan kebijakan electronic road pricing (ERP) pada 2019. Penerapan ERP akan diberlakukan usai operasional MRT.

“Kita harus pastikan timeline-nya operasional ERP ini supaya staging bisa sama dengan operasi MRT. Artinya kalau mereka menyatakan Maret 2019 ya in between satu bulan ini dioperasikan, ERP bisa implemented,” kata Wakil Kepala Dishub DKI Sigit Widjatmoko di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (20/4/2018)

Sigit mengatakan pemenang lelang ERP akan diumumkan bulan Oktober tahun ini. Menurutnya, pihaknya masih melakukan evaluasi dalam lelang ERP.

“Kita proses tender, masih evaluasi. Pemenang nanti di 25 Oktober 2018,” terangnya.

Sebelumnya, Kepala Dishub DKI Andri Yansyah tak menampik bahwa belum banyak perusahaan yang bisa menyediakan teknologi ERP. Kondisi itu yang mengakibatkan lelang ERP terhambat.

“Masalah ERP ini seksi banget nih. Sebenarnya yang gagal lelang itu sekali, itu pun karena peserta yang memenuhi syarat cuma dua, karena kan aturannya tiga,” ujar Andri, Rabu (18/4).

Lelang proyek Electronic Road Pricing (ERP) di Pemprov DKI sebelumnya juga terkendala rekomendasi dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). KPPU meminta Pemprov DKI merevisi aturan bahwa teknologi ERP yang harus teruji di negara lain sebagaimana Pergub Nomor 149 Tahun 2016 tentang ERP.

Sumber : Detik

TERTARIK UNTUK BERMAIN GAME POKER ONLINE? Langsung Join BOSHEPOKER...BOSHEPOKER.NET AGEN JUDI POKER ONLINE UANG ASLI TERPERCAYA INDONESIA 2018 BOSHEPOKER adalah sebuah situs layanan permainan game dengan alternatif baru yaitu secara online, baik melalui web ataupun mobile. Nikmati pengisian saldo kapan saja di mana saja - 24/7

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here