Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menghentikan kegiatan operasional alat transportasi water way di Rusun Marunda, Jakarta Utara. Water way dinilai tidak lagi efektif digunakan untuk transportasi warga.

“Penggunaan kapal dimaksud sudah tidak feasible lagi secara ekonomi. Karena penggunanya per hari kurang dari 20, sementara biaya pengoperasiannya cukup tinggi. Dan akhirnya layanan tersebut berakhir,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (20/7/2018).

Penggunaan kapal sudah dihentikan sejak Januari 2017. Kapal yang pernah dipakai saat ini dimanfaatkan oleh warga Kepulauan Seribu.

“Kapal kerapu yang digunakan sekarang tujuan operasinya diarahkan untuk melayani Kepulauan Seribu dan banyak sekali digunakan oleh masyarakat,” terang Sandiaga.

Sandiaga memastikan akses warga tidak terganggu. Dia sudah meminta TransJakarta mengoptimalkan armadanya untuk warga.

“Sekarang ini TransJakarta dan bus sekolah Dishub sudah melayani Rusun Marunda ke Muara Baru sebagai alat transportasi,” jelasnya.

Joko Widodo meresmikan water way saat menjadi gubernur pada 2013. Kapal tersebut digunakan untuk mengefektifkan waktu transportasi dari Marunda ke Muara Baru sejauh 17 km dengan hanya 30 menit. Sedangkan jika melalui jalur darat bisa mencapai 1,5 jam.

Sumber : Detik

TERTARIK UNTUK BERMAIN GAME POKER ONLINE? Langsung Join BOSHEPOKER...BOSHEPOKER.NET AGEN JUDI POKER ONLINE UANG ASLI TERPERCAYA INDONESIA 2018 BOSHEPOKER adalah sebuah situs layanan permainan game dengan alternatif baru yaitu secara online, baik melalui web ataupun mobile. Nikmati pengisian saldo kapan saja di mana saja - 24/7

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here