Jakarta – Sejak Januari 2018, Indonesia tak lagi mengekspor mobil ke Vietnam. Padahal sebelumnya Vietnam jadi salah satu pasar seksi bagi ekspor mobil CBU dari Indonesia.

Hal itu disebut-sebut cukup mengganggu aktivitas ekspor Indonesia untuk bekerja lebih keras lagi.

“Catatan ke Vietnam, Indonesia biasa Euro2 sehingga untuk Euro4 perlu diselidiki lagi. Vietnam agak mengganggu, jadi kita perlu kerja keras,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di ICE BSD, Tangerang, Kamis (2/8/2018).

Adanya standarisasi Euro4 membuat Indonesia belum kembali bisa mengekspor mobilnya ke Vietnam. Hingga saat ini memang belum ada produsen yang mengekspor ke Vietnam.

Vietnam mensyaratkan standar internasional untuk kelaikan kendaraan termasuk emisi dan keselamatan. Vietnam menganggap Standar Nasional Indonesia (SNI) yang sudah diterapkan selama ini belum cukup sesuai dengan kriteria yang diinginkan.

Padahal sertifikasi yang dilakukan otoritas di Vietnam dan Indonesia menggunakan proses dan peralatan uji yang sama.

Sebenarnya bukan tidak mungkin Indonesia tetap nekat mengekspor mobilnya ke Vietnam. Ekspor mobil masih bisa dilakukan namun risikonya buat Indonesia cukup besar, yakni mobil dipulangkan kembali.

Sumber : Detik

TERTARIK UNTUK BERMAIN GAME POKER ONLINE? Langsung Join BOSHEPOKER...BOSHEPOKER.NET AGEN JUDI POKER ONLINE UANG ASLI TERPERCAYA INDONESIA 2018 BOSHEPOKER adalah sebuah situs layanan permainan game dengan alternatif baru yaitu secara online, baik melalui web ataupun mobile. Nikmati pengisian saldo kapan saja di mana saja - 24/7

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here