Jakarta – Aktivis 212 Eggi Sudjana menilai keputusan kubu Joko Widodo memilih KH Ma’ruf Amin sebagai cawapresnya tidak akan mendongkrak suara ulama pada Pilpres 2019. Eggi membandingkan nasib Megawati Sukarnoputri di Pilpres 2004 yang kandas meski menggandeng Ketua PBNU KH Hasyim Muzadi.

“Kita tidak boleh sok tahu, saling melecehkan. Tapi berdasarkan fakta, jangankan Ma’ruf Amin, dulu, Ketua PBNU saja dengan Megawati kalah. Solahudin juga kalah pas wakil Wiranto,” kata Eggi di kawasan Silang Monas, Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Eggi memprediksi Jokowi-Ma’ruf akan bernasib sama dengan Mega-Hasyim. “Kurang-lebih begitu. Ini analisa, bisa salah juga,” ucapnya.

Menurutnya, Jokowi latah karena memilih ulama sebagai pasangannya. “Mungkin Jokowi terpengaruh isu kita yang pakai ulama. Jadi dia pikir perlu sandingkan dengan ulama,” lanjutnya.

Menjelang tahun politik ini, Jokowi memang kerap diterpa isu SARA hingga antek asing. Meski demikian, menurut Eggi, langkah kubu Jokowi memilih ulama tidak akan menghapus stigma itu.

“Itu sambil jalan. Isu itu kan tidak booming, biasa saja,” ucapnya.

Sementara itu, Eggi menilai Prabowo sudah tepat memilih Sandiaga Uno sebagai cawapres. Menurutnya, massa umat Islam yang mendukung Prabowo sejak awal justru akan terpecah jika cawapresnya sama dengan cawapres Jokowi, yang juga memilih ulama.

“Pilihan cerdas dari Prabowo. Kalau dari kita, ulama nanti pecah. Di sana dari kiai, kita harus hormati, kan tokoh Islam juga, kalau sini ulama juga, pecah umat Islam. Akhirnya kita pilih Sandi,” ungkapnya.

Tonton juga video ‘Jokowi: Demokrasi Bukan Perang dan Permusuhan’

Sumber : Detik

TERTARIK UNTUK BERMAIN GAME POKER ONLINE? Langsung Join BOSHEPOKER...BOSHEPOKER.NET AGEN JUDI POKER ONLINE UANG ASLI TERPERCAYA INDONESIA 2018 BOSHEPOKER adalah sebuah situs layanan permainan game dengan alternatif baru yaitu secara online, baik melalui web ataupun mobile. Nikmati pengisian saldo kapan saja di mana saja - 24/7

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here