Jakarta – Partai-partai pendukung Prabowo Subianto terus melakukan rapat maraton guna mematangkan koalisi jelang pendaftaran Pilpres 2019. Hingga saat ini, Gerindra-Demokrat-PAN-PKS masih belum deal soal cawapres pendamping Prabowo.

Menurut anggota Badan Komunikasi Gerindra Andre Rosiade, para sekjen 4 partai itu setiap hari melakukan rapat. Ada beberapa hal yang menjadi pembahasan.

“Para sekjen ini ketemuan terus sampai besok (Sabtu, 4 Agustus 2018). Mereka mematangkan visi dan misi. Lalu time schedule, kerangka tim sukses, dan administrasi lainnya,” kata Andre kepada detikcom, Jumat (3/8/2018).

Setelah ada perkembangan dari sekjen, baru para pimpinan partai tersebut berkumpul. Soal keputusan cawapres diprediksi akan dilakukan dalam pertemuan itu.

“Kalau pertemuan para sekjen sudah selesai mematangkan visi dan misi serta hal teknis lainnya, tentu setelah itu akan ada pertemuan empat ketum parpol setelah itu,” kata Andre.

Hingga saat ini, koalisi Prabowo memang masih belum deal mengenai cawapres. PKS mendorong Prabowo berpasangan dengan Ketua Majelis Syuronya, Salim Segaf Aljufri, sementara PAN meng-endorse Ustaz Abdul Somad. Demokrat memang menyatakan tidak menuntut jatah cawapres, namun nama kadernya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) diusulkan jadi cawapres Prabowo.

Informasi yang dihimpun, salah satu partai dikabarkan mengancam akan keluar dari koalisi bila jagoannya tak jadi pendamping eks Danjen Kopassus itu. Meski begitu, Gerindra selalu menyatakan empat partai ini solid untuk maju bersama melawan koalisi pendukung Joko Widodo di Pilpres 2019.

Hanya saja, PAN masih menyatakan belum memutuskan sikap meski kerap melangsungkan pertemuan dengan Gerindra Cs. PAN masih menunggu hasil rakernas yang akan digelar awal pekan depan.

Soal adanya perbedaan pendapat juga diakui oleh Demokrat. Bahkan dalam rapat 4 sekjen pada Rabu (1/8) lalu, belum ada kesepakatan soal nama cawapres.

“Memang masih ada perbedaan pendapat di cawapres, tidak mudah menyelesaikannya,” ungkap Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum PD Ferdinand Hutahaean saat dihubungi detikcom, Selasa (1/8).

“Daripada berlarut-larut, kita serahkan ke Pak Prabowo saja. Sampai sekarang isu yang jadi bahasan cawapres. Kalau debat-debat terus, tidak akan tuntas karena semua partai ingin kadernya jadi wakil,” ucapnya.

“Solusi yang terbaik, kita serahkan ke Pak Prabowo siapa wakilnya. Pak Prabowo pasti akan mempertimbangkan siapa yang akan bawa elektoral tambahan,” imbuh Ferdinand.

Sumber : Detik

TERTARIK UNTUK BERMAIN GAME POKER ONLINE? Langsung Join BOSHEPOKER...BOSHEPOKER.NET AGEN JUDI POKER ONLINE UANG ASLI TERPERCAYA INDONESIA 2018 BOSHEPOKER adalah sebuah situs layanan permainan game dengan alternatif baru yaitu secara online, baik melalui web ataupun mobile. Nikmati pengisian saldo kapan saja di mana saja - 24/7

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here