Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyerahkan Piala Paritrana sebagai penghargaan jaminan sosial ketenagakerjaan 2017, yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan (TK). Penghargaan diberikan kepada pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan para pengusaha.

Acara penyerahan Piala Paritrana digelar di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (31/7/2018). Di tingkat pemerintah provinsi, Jawa Tengah meraih juara 1, disusul Jawa Timur sebagai juara 2, dan DKI Jakarta jadi juara 3. Sedangkan untuk kabupaten/kota, Kota Surakarta meraih juara 1, Kabupaten Jember juara 2, dan Kota Serang juara 3.

Direktur Utama BPJS TK Agus Susanto mengatakan kegiatan tersebut dalam rangka memberi apresiasi kepada pemerintah daerah dan para pengusaha serta memaksimalkan penyelenggaraan perlindungan tenaga kerja.

“Tentunya penghargaan ini dilaksanakan dengan membentuk kepanitiaan, di mana kepanitiaan lintas kementerian yang terdiri dari Kemenko PMK, Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Dalam Negeri, DJSN, dan tentunya saja BPJSTK,” ujar Agus dalam sambutannya.

Tim independen pun dibentuk untuk melakukan penilaian. Juri pada kompetisi tersebut terdiri dari ahli jaminan sosial, ahli kebijakan publik, akademisi, perwakilan pengusaha, dan perwakilan pekerja.

“Di dalam penilaian ini dikelompokkan dalam beberapa kategori, yaitu meliputi kategori pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, kategori untuk pengusaha besar, pengusaha menengah, dan usaha kecil-mikro. Sementara aspek penilaian meliputi coverage kepesertaan, aspek regulasi, inisiatif, dan diseminasi informasi,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dalam sambutannya mengatakan penerima penghargaan Piala Paritrana adalah partisipasi pemda dan pengusaha dalam membina ketenagakerjaan. JK lalu mengingatkan fungsi produksi merupakan lahan, skill, kerja, dan teknologi.

“Oleh karena itu, maka kita berbicara salah satu fungsi yang sangat penting daripada kemajuan di mana pun, perusahaan, daerah ataupun negara ialah kemampuan akan kerja yang baik dan jumlah yang cukup,” kata JK dalam sambutannya.

Penghargaan yang diberikan memperlihatkan bagaimana perilaku, sistem, dan manajerial dari tiap pemda dan pengusaha dalam mengelola ketenagakerjaan. Jadi hal tersebut dapat meningkatkan produktivitas dengan cara bermitra dengan tenaga kerja yang ada.

“Dan juga tentu memperlakukan tenaga kerja itu sebagai hal yang baik. Tentu Saudara Menteri Tenaga Kerja di sini dan Dirut BPJS Tenaga Kerja, tentu telah berusaha keras untuk bagaimana membuat pola yang baik dalam sistem kita,” paparnya.

Negara, dikatakan JK, harus menjaga keberlangsungan kualitas tenaga kerja yang baik untuk meningkatkan ekonomi negara. Untuk itu, BPJS TK harus menjamin kematian, kecelakaan kerja, hingga hari tua atau masa pensiun tenaga kerja.

“Oleh karena itu, maka gunanya bagaimana semua ini kegotongroyongan menjadi kebahagiaan. Karena BPJS Ketenagakerjaan ini adalah bersifat gotong royong. Jumlah yang besar menjamin siapa yang perlu kita jamin dengan suatu kegotongroyongan bersama,” tutur JK.

Sumber : Detik

TERTARIK UNTUK BERMAIN GAME POKER ONLINE? Langsung Join BOSHEPOKER...BOSHEPOKER.NET AGEN JUDI POKER ONLINE UANG ASLI TERPERCAYA INDONESIA 2018 BOSHEPOKER adalah sebuah situs layanan permainan game dengan alternatif baru yaitu secara online, baik melalui web ataupun mobile. Nikmati pengisian saldo kapan saja di mana saja - 24/7

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here