Surabaya – Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyoroti tingkat partisipasi sekolah hingga kualitas sumber daya manusia di Jawa Timur. Menurut Khofifah, saat ini angka partisipasi kasar jenjang pendidikan masih rendah.

Khofifah ingin menggenjot angka tersebut sekaligus kualitas kemampuan masyarakat Jawa Timur dengan pelatihan dan pendidikan. Mantan Menteri Sosial itu membeberkan bahwa Angka Partisipasi Kasar pendidikan dasar masih di angka 7,23 persen.

Kemudian dari hasil laporan Kesra (Kesejahteraan Rakyat) Jawa Timur 2017, penduduk Jawa Timur yang berumur 15 tahun yang tidak lulus SD di angka 21 persen dan yang lulus 30 persen.

Dengan angka tersebut, Khofifah ingin pemerintah menyisir masyarakat yang memerlukan pendidikan lanjutan. Setidaknya 12 tahun sekolah.

“Itu artinya kita punya unskill labor 51 persen. Ini harus ada spesial treatment maka kejar paket itu harus disisir. Kejar paket ini harus disisir dari RT/RW dan desa. Memastikan bahwa warga harus lulus SMA. Kalau ada yang belum lulus SMA kita sisir,” kata Khofifah, Rabu (2/5/2018).

Ketua Muslimat NU itu juga meminta para pemangku jabatan aktif mencari masyarakat yang butuh pendidikan. Jika ini terwujud maka kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) Jawa Timur bisa meningkat dan bersaing.

“Komunikasikan mereka supaya kejar paket. Saat bersamaan kalau sudah 12 tahun kita berikan vocational (kejuruan) skill. Supaya SDM di Jawa Timur mengalami kenaikan,” pungkas Khofifah.

Sumber : Detik

TERTARIK UNTUK BERMAIN GAME POKER ONLINE? Langsung Join BOSHEPOKER...BOSHEPOKER.NET AGEN JUDI POKER ONLINE UANG ASLI TERPERCAYA INDONESIA 2018 BOSHEPOKER adalah sebuah situs layanan permainan game dengan alternatif baru yaitu secara online, baik melalui web ataupun mobile. Nikmati pengisian saldo kapan saja di mana saja - 24/7

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here