Jakarta – Tersangka kasus dugaan suap PLTU Riau-1, Eni Maulani Saragih, mengembalikan uang ke KPK. Duit yang dikembalikan Rp 500 juta.

“Tersangka EMS (Eni Maulani Saragih) sudah mengembalikan uang Rp 500 juta kepada penyidik,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (30/8/2018).

Uang itu akan dijadikan alat bukti dalam kasus ini. Febri juga mengimbau pihak lain yang turut menerima aliran duit dalam kasus ini untuk mengembalikannya ke KPK.

“Pengembalian ini perlu kita lihat sebagai sikap kooperatif. Kami mengimbau kepada pihak lain yang pernah menerima aliran dana terkait proyek PLTU Riau-1 ini, belum terlambat untuk mengembalikan kepada KPK,” ujar dia.

Kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Eni, selaku Wakil Ketua Komisi VII DPR, ditetapkan KPK sebagai tersangka yang diduga menerima suap dari Johannes B Kotjo selaku pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd. Perusahaan itu merupakan salah satu perusahaan di konsorsium proyek PLTU Riau-1.

Dalam perkembangannya, KPK menetapkan eks Menteri Sosial Idrus Marham sebagai tersangka. Dia diduga menerima janji yang sama dengan Eni, yakni USD 1,5 juta dari Kotjo, bila proyek PLTU Riau-1 jadi dikerjakan perusahaan Kotjo.

Teranyar, Eni berbicara tentang adanya duit Rp 2 miliar dari kantong Kotjo yang mengalir ke Munaslub Partai Golkar 2017. Namun partai yang kini dipimpin Airlangga Hartarto itu membantah.

Sumber : Detik

TERTARIK UNTUK BERMAIN GAME POKER ONLINE? Langsung Join BOSHEPOKER...BOSHEPOKER.NET AGEN JUDI POKER ONLINE UANG ASLI TERPERCAYA INDONESIA 2018 BOSHEPOKER adalah sebuah situs layanan permainan game dengan alternatif baru yaitu secara online, baik melalui web ataupun mobile. Nikmati pengisian saldo kapan saja di mana saja - 24/7

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here