Mandailing Natal – Calon Gubernur Sumatera Utara (Cagub Sumut) Edy Rahmayadi terus bergerilya melakukan kampanye. Bersama sang istri Nawal Lubis, mantan Pangkostrad itu menyambangi Natal di Kabupaten Mandailing Natal pada Minggu (29/4/2018).

Dalam kunjungannya ke kabupaten yang berada di Pantai Barat tersebut, sejumlah tokoh adat menginginkan Edy mendukung pemekaran wilayah Natal dan sekitarnya menjadi Kabupaten Pantai Barat, atau terpisah dari Kabupaten Mandailing Natal.

Menanggapi permintaan tersebut, menurut Edy, dalam teori teritorial, semakin dekat komando pengendalian, maka semakin mempercepat pembangunan. Apalagi, lanjutnya, secara geografis jarak Kecamatan Natal cukup jauh dari pusat kabupaten di Kota Madina. Kondisi ini diperburuk lagi dengan kondisi infrastruktur jalan yang kurang memadai.

Selain itu juga Kota Natal yang berada di Pantai Barat Sumatera, harus menjadi perhatian serius pemerintah karena dapat menjadi pintu masuk bagi negara lain ke daratan Sumatera. Melihat kondisi yang ada, sambungnya, sangat wajar jika Natal perlu diperhatikan.

“Namun untuk menjadi kabupaten, tentu tidak hanya persoalan kesiapan infrastruktur seperti jalan tapi juga infrastruktur lainnya. Termasuk kesiapan SDM dan potensi daerahnya,” kata Edy dalam keterangan tertulis, Senin (30/4/2018).

“Kita juga tidak ingin nantinya Natal ini menjadi kabupaten gagal seperti beberapa daerah tingkat pertama. Saya akan kembali lagi ke sini dan nanti akan kita lihat apa yang harus kita benahi di Natal ini,” tambahnya.

Sebelumnya tokoh masyarakat Natal, Edi Juardi, mengatakan bahwa Kota Natal memiliki potensi alam baik perkebunan maupun kelautan. Selain itu Natal juga dikenal sebagai daerah yang banyak melahirkan tokoh-tokoh nasional maupun tingkat Provinsi Sumut.

Oleh karenanya kehadiran Edy ke Natal, diharapkan nantinya dapat memberikan perubahan yang baik bagi Natal. Termasuk juga dalam mewujudkan Kabupaten Pantai Barat. Juardi pun mengaku bahwa pihaknya siap mendukung dan memenangkan pasangan Eramas di Natal.

“Kalau ada orang kita, ngapain kita pilih orang lain. Walaupun ada calon lain, Eramas kita menangkan,” tandas Edi.

Saat kedatangannya ke Natal, Edy yang mengenakan pakaian adat ini disambut dengan kesenian pesisir, sebelum kemudian diarak menuju Mess Pemprovsu di Jalan Pahlawan No 9 Natal. Tarian Gelombang 12 dan Tari Pedang menyambutnya. Hadir pula sejumlah tokoh adat Natal di lokasi tersebut.

“Saya sangat berterimakasih atas sambutan masyarakat Natal. Saya dipakaikan pakaian adat, terus diarak. Ditepung tawari dan diupah-upah. Saya merasa bak pengantin baru ini,” ujar Edy.

Dalam acara silaturahmi itu, Edy juga mengajak agar masyarakat menyadari potensi kekayaan alam, budaya, dan adat istiadat yang dimiliki Sumut. Provinsi ini menurutnya sangat potensial dikembangkan pariwisatanya.

“Inilah salah satu kekayaan Indonesia. Beda dengan negara lain. Di Indonesia saja ada 716 adat dan 1.012 bahasa dan Sumatera Utara mengisi kekayaan adat istiadat dan budaya itu. Inilah anugerah Tuhan ini harus kita syukuri dan kita rawat dengan baik,” pungkas Edy.

Sumber : Detik

TERTARIK UNTUK BERMAIN GAME POKER ONLINE? Langsung Join BOSHEPOKER...BOSHEPOKER.NET AGEN JUDI POKER ONLINE UANG ASLI TERPERCAYA INDONESIA 2018 BOSHEPOKER adalah sebuah situs layanan permainan game dengan alternatif baru yaitu secara online, baik melalui web ataupun mobile. Nikmati pengisian saldo kapan saja di mana saja - 24/7

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here